Doa Sebelum Belajar

Doa Sebelum Belajar – Belajar merupakan bagian dari aktivitas menuntut ilmu. Adapun di dalam Islam, belajar dan menuntut ilmu mempunyai keutamaan yang luar biasa. Allah SWT akan mengangkat derajat orang-orang yang berilmu beberapa derajat, serta kehidupannya akan mendapat kebaikan di dunia akhirat. Aktivitas belajar yang berkah hendaknya didahului dengan membaca doa sebelum belajar. Membaca doa ketika akan belajar berarti memohon kepada Allah SWT sebagai Sang Maha Ilmu agar diberikan kemudahan.

Secara teoritis, belajar adalah proses input stimulus yang menghasilkan output berupa respons terkait suatu pengetahuan baru. Belajar tidak hanya dilakukan oleh siswa dan mahasiswa saja, karena semua orang bisa melalui proses ini seumur hidup mereka. Di dalam Islam terdapat sunnah-sunnah dan fikih yang harus dilakukan setiap muslim ketika akan belajar. Semua itu semata-mata untuk menghadirkan ridha Allah SWT dari aktivitas belajar yang dilakukan.

Hakikat Belajar dalam Islam

doa sebelum belajar dan hakikatnya
dreamstime.com

Islam mewajibkan setiap umatnya agar selalu belajar. Dalam bentuk apapun, kegiatan belajar tidak boleh ditinggalkan karena akan mendapatkan dosa bagi yang melalaikan. Ada banyak sekali ayat-ayat Al-Qur’an dan hadist Rasulullah SAW yang berisi perintah belajar. Berikut beberapa konsep dan perspektif Islam dalam memandang hakikat belajar.

  1. Firman Pertama dari Allah SWT

Pada saat Allah SWT menurunkan firman pertama kepada Rasulullah SAW di Goa Hira, ayat tersebut berisi perintah ‘bacalah’. Membaca merupakan bagian dari aktivitas belajar, sehingga dengan demikian menunjukkan bahwa belajar sangat penting urgensinya. Dalam bacaan doa sebelum belajar pun ada arti memohon ‘cahaya ilmu’, yang menggambarkan kemuliaan ilmu untuk semakin dekat pada Allah SWT.

Belajar adalah proses seumur hidup. Dari yang awalnya tidak tahu menjadi tahu, dari yang mulanya tidak paham menjadi paham. Kewajiban belajar tidak boleh ditinggalkan dengan alasan apapun, karena ini adalah perintah Allah SWT. Seberat apapun proses belajar tentu lebih baik daripada harus mengenyam pahitnya kebodohan.

  1. Memaknai Q.S Al-Mujadilah Ayat 11

Allah SWT menjanjikan kedudukan tinggi bagi siapa saja hamba-Nya yang berilmu. Hal ini sesuai dengan firman Allah SWT dalam Q.S Al-Mujadilah pada ayat 11, bahwa Sang Rahman akan mengangkat derajat orang-orang berilmu menuju kedudukan yang lebih luhur. Ilmu hanya bisa didapatkan melalui proses belajar, jadi secara tak langsung Allah menjanjikan kedudukan mulia bagi hamba-Nya yang belajar.

Setiap belajar disyariatkan mengawali dengan doa sebelum belajar. Selama proses menyerap ilmu, barangkali Anda menemukan kesulitan. Harapannya dengan doa itu akan lebih dimudahkan Allah SWT untuk memahami apa yang sedang dipelajari. Ingatlah selalu janji Allah dalam Q.S Al-Mujadilah pada ayat 11 agar lebih semangat belajar.

  1. Membuktikan Bahwa Manusia Makhluk Berakal

Manusia mempunyai akal, inilah yang mengangkat derajat manusia dibandingkan makhluk hidup lain. Akal dipakai dalam proses berpikir, dan berpikir merupakan bagian dari proses belajar. Oleh karena itu, ketika seseorang sedang belajar, secara otomatis ia membuktikan diri bahwa karunia Allah SWT berupa akal yang membedakannya dari makhluk ciptaan lain.

  Doa Menjenguk Orang Sakit

Belajar melibatkan proses berpikir yang kompleks di dalam akal. Dengan belajar, sejatinya manusia menunjukkan sikap bersyukur karena telah Allah SWT telah mengaruniakan akal. Hanya manusia saja yang diciptakan Allah SWT beserta akal, jadi manusia bisa memahami dan mempelajari sekitar guna menambah ketakwaan.

  1. Petunjuk Kehidupan Manusia di Dunia dan Akhirat

Belajar menuntut ilmu yang benar memberikan manusia bekal untuk menjalani kehidupan di dunia hingga akhirat. Itulah mengapa di dalam bacaan doa sebelum belajar terdapat lafadz yang artinya memohon diberikan ilmu bermanfaat. Hanya ilmu bermanfaatlah yang akan menuntun manusia agar selamat di dunia dan akhirat.

Ada pepatah yang berbunyi ‘ilmu tanpa iman luntur’ serta ‘iman tanpa ilmu ngelantur’. Hal ini memang benar adanya, karena ilmu agama dan ilmu dunia saling melengkapi. Belajar yang diwajibkan dalam Islam meliputi belajar ilmu agama dan ilmu dunia. Kedua ilmu ini akan menjadi bekal serta petunjuk kehidupan bagi manusia.

Keutamaan Belajar Menurut Islam

doa sebelum belajar dan keutamaannya
pinterest.com

Berbicara tentang belajar, proses ini sejatinya adalah serangkaian kegiatan yang melibatkan kerja akal guna menghasilkan pengetahuan baru. Belajar bukan hanya soal dari tidak tahu menjadi tahu, tetapi berkaitan dengan langkah-langkah untuk mengidentifikasi, menganalisis, memperhatikan, serta mengolah informasi. Lalu, apa istimewanya belajar? Mengapa Islam mewajibkan umatnya belajar? Berikut uraian tentang keutamaan belajar menurut Islam.

  1. Jalan Menuju Surga

Melakukan aktivitas belajar (menuntut ilmu) sembari menjalankan sunnah-sunnah seperti amalan doa sebelum belajar dan lain-lain akan membukakan jalan menuju surga. Hal ini menunjukkan bahwa Islam sangat memuliakan umatnya yang sedang melakukan upaya menuntut ilmu (tolabul ‘ilmi’).

Allah SWT menjanjikan surga bagi hamba-Nya yang sungguh-sungguh dalam belajar. Hal ini sebagaimana disampaikan dalam hadist sahih yang diriwayatkan oleh Imam Muslim, bahwa barang siapa yang melakukan perjalanan dalam rangka menuntut ilmu, maka Allah SWT menganugerahkannya kelapangan jalan menuju surga.

  1. Dalam Naungan Malaikat

Siapa yang tidak ingin kesehariannya di dunia mendapat bentangan sayap dari malaikat? Jika Anda ingin pula, maka salah satu caranya adalah dengan ikhlas belajar. Dalam hadist shahih yang diriwayatkan oleh Al-Hakim, Ibnu Hibban, dan Ahmad, disampaikan bahwa malaikat akan membentangkan sayap bagi siapa saja para pencari ilmu.

Malaikat hanya akan membentangkan sayap pada hamba Allah SWT yang melakukan amal kebaikan. Malaikat pun hanya akan membentangkan sayap atas seizin Allah SWT. Dalam doa sebelum belajar pun telah ada bacaan yang artinya memohon izin Allah untuk mendapat keberkahan ilmu. Jadi, jika malaikat membentangkan sayap untuk para pencari ilmu, hal ini berarti hamba itu telah mendapatkan ridha Allah SWT.

  1. Mendapatkan Pahala

Setiap perbuatan baik maupun buruk akan mendapatkan balasan setimpal. Inilah prinsip dasar kehidupan di dunia. Setiap perbuatan baik akan mendapat balasan berupa pahala dari Allah SWT. Hamba yang mendapatkan banyak pahala akan dihadiahkan kebahagiaan abadi di surga bersama orang-orang tercinta.

  Doa Bercermin

Salah satu cara untuk mendapatkan pahala berlipat adalah dengan menuntut ilmu. Rasulullah SAW pernah bersabda sebagaimana diriwayatkan dalam hadist sahih oleh Abu Nu’aim bahwa ada pahala yang diperuntukkan bagi empat golongan manusia, yaitu salah satunya para penuntut ilmu yang bertanya, menjawab, dan mendengar petuah dari guru.

  1. Lebih Baik daripada Dunia Seisinya

Pernahkah terbayang jika Anda mendapatkan karunia yang lebih baik daripada dunia dan seisinya? Tentu itu keberkahan luar biasa yang tidak semua hamba bisa miliki. Anda bisa mendapatkan karunia ini salah satunya dengan cara belajar dan mengamalkan sunnah-sunnah belajar seperti membaca doa sebelum belajar.

Rasulullah SAW bersabda, sebagaimana tertulis dalam tukilan hadist dari riwayat Ibnu Hibban bahwa seseorang yang belajar satu bab atas suatu ilmu, sesungguhnya jauh lebih baik nilainya dibandingkan dengan dunia beserta isinya. Sungguh Allah SWT sangat memuliakan orang-orang yang belajar, meskipun tidak banyak yang dipelajarinya.

  1. Sama Halnya dengan Berjihad

Jihad tidak selalu tentang perang. Di masa ketika berperang belum menjadi sebuah keharusan, jihad bisa dilakukan dengan banyak cara lain salah satunya menuntut ilmu. Pahala yang didapatkan dengan menuntut ilmu sama seperti berjihad di jalan Allah. Kemuliaan yang dijanjikan pun sama seperti berjuang untuk agama Allah.

Dengan belajar secara ikhlas serta melaksanakan sunnah-sunnahnya serupa membaca doa sebelum belajar, Anda telah berupaya memberantas kebodohan. Itulah sebabnya belajar dikatakan sebagai jihad melawan kejahiliyahan. Musuh utama manusia tidak hanya mereka yang berpedang, tetapi juga mereka yang masih dilingkupi kebodohan.

  1. Petunjuk untuk Mendapatkan Hidayah

Apabila seorang hamba mempelajari dan memahami ilmu syar’i, maka ia akan ditunjukkan jalan yang lebih luas untuk mendapatkan hidayah Allah SWT. Ilmu tersebut akan membimbingnya menuju keselamatan dunia akhirat. Tentu setiap orang ingin selamat di dunia dan akhirat bukan? Maka salah satu kuncinya adalah dengan menguasai ilmu syar’i.

Hamba yang telah dikaruniai hidayah oleh Allah SWT tahu antara hal baik dan benar dari sudut pandang hukum syara’. Agar bisa menuju level ini, tentu seseorang harus belajar terlebih dahulu tentang seluk-beluk syariat. Itulah sebabnya bagi mereka yang ingin mendapatkan petunjuk dan hidayah, hendaknya memulai belajar khususnya tentang ilmu agama.

Adab dan Sunnah Saat Belajar

doa sebelum belajar dan adabnya
vectorstock.com

Dalam belajar pun juga ada adab dan sunnah-sunnah yang dianjurkan untuk dijalankan. Tidak hanya mengamalkan doa sebelum belajar saja, masih ada sunnah-sunnah lainnya. Islam sangat menekankan adab dalam setiap perbuatan sekecil apapun. Adab dan sunnah saat belajar berikut ini bisa Anda kerjakan agar semakin membuahkan ilmu bermanfaat dari hasil belajar.

  1. Menata Niat

Segala perbuatan dinilai dari niatnya. Konsep ini juga berlaku dalam hal belajar. Anda harus menata niat terlebih dahulu sebelum belajar. Pertama, niatkan aktivitas itu untuk mendapatkan ridha Allah SWT, bukan untuk pamrih atau yang lain. Kedua, niatkan belajar semata-mata hanya untuk mendapatkan ilmu yang bermanfaat, bukan untuk mengejar dunia.

  Doa Sebelum Makan

Semangat belajar seseorang biasanya juga dipengaruhi oleh niat. Apabila niatnya kuat, maka ia akan rajin dan tidak akan malas. Begitu pun sebaliknya, kalau niatnya tidak ditanamkan dengan sungguh-sungguh, maka akan goyah begitu mendapat godaan sedikit saja. Belajar tanpa niat kuat membuat seseorang melakukannya dengan setengah hati. Hasilnya pun tak akan maksimal, karena tidak dilandasi niat ikhlas.

  1. Mengawali dan Menutup dengan Doa

Salah satu sunnah penting yang perlu dilakukan ketika belajar adalah mengawali dan menutup dengan doa. Tujuannya yakni agar aktivitas belajar Anda lebih berkah, serta lebih dimudahkan untuk menyerap ilmu. Anda bisa membaca doa sebelum belajar dan doa setelah belajar sesuai tuntunan Rasulullah SAW.

Membaca doa juga membantu Anda melindungi diri dari godaan setan selama proses belajar. Biasanya godaan ini muncul dalam bentuk rasa malas, mengantuk, dan lain-lain yang banyak macamnya. Jadi, agar terhindar dari itu semua, hendaknya membuka dan mengakhiri aktivitas belajar dengan bacaan doa. Allah SWT akan melindungi hamba-Nya yang selalu berdoa setiap mengawali aktivitas kebaikan.

  1. Memperhatikan Sikap

Islam sangat menjunjung adab, yang berarti sikap dan perbuatan seseorang harus sesuai dengan hukum syara’. Ketika belajar, tunjukkan sikap yang baik. Hal ini berlaku untuk aktivitas belajar secara formal maupun non formal. Aktivitas belajar formal dilakukan di sekolah atau perguruan tinggi mengharuskan para penuntut ilmu taat pada peraturan yang berlaku.

Adapun belajar non formal, misalnya di rumah atau homeschooling tidak ada peraturan tertulis yang mengikat. Namun demikian, tetap saja sikap harus diperhatikan. Sikap seorang penuntut ilmu harus berakhlak baik, karena sikap tersebut adalah cerminan ilmu yang dimilikinya.

Bacaan Doa Sebelum Belajar

doa sebelum belajar dan bacaannya
freepik.com

Ada beberapa bacaan doa sebelum belajar yang bisa diamalkan secara rutin. Islam mengajarkan umatnya untuk selalu mengawali aktivitas apapun dengan membaca doa. Ibarat jembatan penyambung, doa mengantarkan manusia agar terhubung kepada Allah SWT. Oleh karena itu, setiap hendak memulai suatu perbuatan, sebaiknya didahului membaca doa. Termasuk ketika akan belajar, berikut doa-doa yang bisa dibaca sebelum belajar sehingga lebih mudah menyerap ilmu.

  1. Bacaan Doa dalam Q.S Taha Ayat 114

Doa ini paling banyak diamalkan karena pendek dan artinya bagus. Sebenarnya doa ini dikutip dari bacaan di ayat 114 Q.S Taha. Ayat tersebut memberikan gambaran tenang keutamaan ilmu, sehingga dianjurkan memohon ilmu yang bermanfaat sebanyak-banyaknya. Syara’ ayat surat ini juga disampaikan dalam kitab Zaad Al-Masiir. Berikut bacaannya beserta artinya.

وَقُلْ رَبِّ زِدْنِي عِلْمًا

Robbi zidni ilman

Adapun artinya:

Wahai Rabbku Tambahkanlah kepadaku ilmu.

  1. Bacaan Doa dalam Hadist Tirmidzi dan Ibnu Majah

Doa sebelum belajar ada pula yang dikutip dari hadist berdasarkan riwayat Tirmidzi dan Ibnu Majah. Doa ini termuat dalam kitab hadist Tirmidzi tepatnya pada nomor 3599 serta dicantumkan dalam kitab Ibnu Majah di nomor 3833. Bacaannya tergolong pendek meskipun sedikit lebih panjang daripada Q.S Taha ayat 114. Berikut lafadz dan artinya.

  Doa Menjenguk Orang Sakit

اللَّهُمَّ انْفَعْنِي بِمَا عَلَّمْتَنِي, وَعَلِّمْنِيْ مَايَنْفَعُنِيْ, وَ زِدْنِيْ عِلْمًا

Allahumman-fa’niy bimaa ‘allamtaniy wa ‘allimiy maa yanfa’uniy, wa zidniy ‘ilman

Artinya:

Ya Allah, berilah manfaat kepadaku dengan apa-apa yang Engkau ajarkan kepadaku, dan ajarkanlah aku apa-apa yang bermanfaat bagiku, Dan tambahkanlah ilmu kepadaku.”

  1. Bacaan Doa dalam Hadist Abu Dawud dan Ibnu Majah

Versi lain bacaan doa sebelum belajar juga terdapat dalam kitab sahih nomor 1548 miliki Abu Dawud serta nomor 3837 dalam kitab hadist Ibnu Majah. Doa yang sama juga disahihkan oleh An-Nasa’i dalam kitabnya nomor 5536. Doa ini berisi permohonan kepada Allah SWT agar dilindungi dari ilmu dan hal-hal yang tidak bermanfaat. Berikut bacaan beserta artinya.

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ قَلْبٍ لاَ يَخْشَعُ، ومِنْ دُعَاءٍ لاَ يُسْمَعُ، وَمِنْ نَفْسٍ لاَ تَشْبَعُ، وَمِنْ عِلْمٍ لاَ يَنْفَعُ، أَعُوذُ بِكَ مِنْ هَؤُلاَءِ الأَرْبَعِ

Allahumma iInni a’udzubika min ‘ilmin lama yanfa’ wa qalbin la yakhsya’ wa du’ain lama yusma’ wa nafsin lam tasyba’. Allahumma Inni a’udzubika min haulaai al-arba.’

Yang diartikan sebagai:

Ya Allah … aku berlindung kepada-Mu dari ilmu yang tidak bermanfaat, dari hati yang tidak khusyu’, dari jiwa yang tidak merasa puas, dan dari doa yang tidak didengar (tidak dikabulkan).

  1. Bacaan Doa dalam Hadist Ahmad dan Ibu An-Sunni

Bacaan doa sebelum belajar yang diriwayatkan oleh Ahmad dan As-Sunni sebenarnya sama seperti doa yang dibaca saat pagi hari. Doa ini mempunyai arti mohon ilmu dan rezeki kepada Allah SWT. Jadi doa ini pun dapat dibaca saat pagi sebagai dzikir harian, dan bisa juga dibaca ketika akan mulai belajar. Berikut bacaannya secara singkat beserta artinya.

اَللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ عِلْماً نَافِعاً، وَرِزْقاً طَيِّباً، وَعَمَلاً مُتَقَبَّلاً

Allahumma Inniy As-aluka ‘ilman naafi’an, wa rizqon thoyyiban, wa ‘amalan mutaqobbalan

Artinya:

Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, rezeki yang baik dan amal yang diterima“.

Tidak ada keterangan lebih lanjut yang mengkhususkan doa ini sebagai bacaan pagi hari. Tidak ada pula yang menspesifikan doa ini diperuntukkan sebagai dzikir setelah Subuh. Oleh karena itu, boleh saja diamalkan sepanjang waktu, tidak harus ketika pagi. Misalnya saat Anda belajar di malam hari, doa ini pun boleh saja dibaca.

  1. Bacaan Bismillah

Bacaan bismillah juga bisa dijadikan sebagai doa sebelum belajar. Pembuka kitab Allah dalam Surat Al-Fatihah ayat pertama ini mempunyai kekuatan luar biasa, meskipun lafadznya pendek. Bismillah dapat dibaca untuk mengawali segala perbuatan yang dinilai sebagai kebaikan, maka Allah SWT akan menambahkan pahala berlipat ganda bagi yang mengamalkannya.

Arti Bismillah itu sendiri ialah dengan menyebut nama Allah. Boleh dibaca hanya Bismillah saja, boleh juga dilanjutkan hingga akhir ayat menjadi Bismillahirrohmanirrahim yang artinya “dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih serta Maha Penyayang.” Bacaan Bismillah juga bisa dibaca sebelum membaca doa menuntut ilmu lainnya.

  Doa Bercermin

Tata Cara Mengamalkan Doa Sebelum Belajar

doa sebelum belajar dan pengamalannya
vectazy.com

Islam selalu mengutamakan fikih dan tata cara dalam melakukan segala sesuatu. Syarat setiap amalan yang mendapatkan ridha Allah SWT adalah dilakukan dengan ikhlas dan dilakukan dengan benar. Adapun standar benar ini dilihat berdasarkan kesesuaiannya dengan tuntunan Rasulullah SAW. Maka hendaknya setiap perbuatan dilakukan sesuai fikih yang telah dicontohkan Nabi Muhammad.

Termasuk dalam hal doa sebelum belajar berlaku pula kaidah fikih. Sama seperti saat mengamalkan doa-doa lain, ada beberapa tata cara yang harus dilakukan ketika membaca doa saat akan belajar. Anda bisa melakukannya agar doa diterima Allah SWT serta dikabulkan permohonannya. Berikut tata cara mengamalkan bacaan sebelum belajar.

  1. Upayakan dalam Kondisi Suci

Rasulullah SAW menganjurkan agar umatnya selalu menjaga wudhu, dalam artian tetap terjaga dalam kondisi suci. Ketika akan belajar lebih baik Anda mengambil wudhu terlebih dahulu. Salah satu keutamaannya adalah untuk menjauhkan setan agar tidak mengganggu aktivitas belajar. Wudhu juga bisa mengusir rasa ngantuk dan rasa malas agar tidak hinggap.

Oleh karena itu, sebelum memulai belajar dengan bacaan doa, hendaknya Anda dalam kondisi suci. Tidak ada ruginya menjaga diri dari hadast saat akan belajar. Namun jika Anda belum bisa menjalankan hal ini, maka tidak apa-apa. Karena sifatnya bukanlah perkara wajib, hanya saja dianjurkan untuk dilakukan.

  1. Memulai dengan Bismillah

Ketika akan membaca doa sebelum belajar, mulailah dengan Bismillah terlebih dahulu. Makna bacaan singkat ini sangat luar biasa. Dengan membaca Bismillah setiap akan memulai sesuatu, Anda berarti menghadirkan Allah SWT dalam setiap aktivitas. Hati pun terasa lebih tenang dan terhindar dari gangguan setan terkutuk.

Memulai belajar dengan Bismillah juga akan menambah keberkahan ilmu yang didapat. Insya Allah otak Anda akan lebih mudah menyerap ilmu pengetahuan baru. Perumpamaannya, Bismillah ini adalah benteng yang melindungi otak Anda dari hal-hal tak penting, sehingga memudahkan proses transfer informasi yang penting.

  1. Boleh Dibaca Lisan Maupun Dalam Hati

Membaca doa boleh dilakukan secara lisan maupun di dalam hati. Membaca doa di dalam hati harus diiringi dengan pikiran fokus dan hati ikhlas. Jangan sampai ketika membaca doa, tapi pikiran dan hati melayang kemana-mana. Yang demikian bukan tergolong amalan ikhlas, dan sedikit peluang dikabulkan Allah SWT.

Apabila Anda membaca doa sebelum belajar secara lisan, lakukan dengan suara lirih. Pada prinsipnya, manusia yang berdoa merupakan hamba Allah sedang memohon pertolongan. Orang yang memohon pertolongan tidak mungkin berkata dalam suara yang keras, melainkan lirih penuh ketulusan agar permohonannya dikabulkan.

  1. Diakhiri dengan Aamiin

Usai membaca doa saat akan belajar, disyariatkan menutupnya dengan lafadz ‘aamiin’. Satu kata ini mempunyai makna mendalam untuk mengiyakan doa yang telah dipanjatkan. Dengan mengucapkan kata ini, berarti menyepakati bahwa doa yang dimintakan hanya ditujukan pada Allah SWT semata serta hanya Allah pula yang akan mengabulkan.

Hikmah yang Terkandung dalam Doa Sebelum Belajar

doa sebelum belajar dengan hikmahnya
vectorstock.com

Tidak ada amalan yang sia-sia apabila setiap perbuatan dilandasi dengan niat untuk ibadah. Sama halnya ketika mengamalkan doa saat akan belajar, tidak akan sia-sia kalau dilandasi dengan niat ikhlas semata-mata demi meraih ridha Allah SWT. Penting diketahui agar belajar Anda dicatat sebagai ibadah dan diberikan pahala. Berikut hikmah yang terkandung dalam bacaan doa memulai belajar.

  1. Mengingat Allah SWT
  Doa Bercermin

Ketika Anda membaca doa sebelum belajar, secara otomatis akan mengingat Allah SWT selaku tujuan doa dipanjatkan. Allah senang kepada hamba yang berdoa memohon hanya pada-Nya. Maka ketika memanjatkan doa ketika hendak belajar, sejatinya Anda sedang mengingat Allah SWt sembari mendekatkan diri kepada-Nya.

Kesadaran bahwa manusia hanya hamba yang lemah mendorong seseorang rajin berdoa. Doa adalah bukti ketidakberdayaan manusia atas segala kuasa Allah SWT. Manusia hanya bisa berikhtiar sekuat tenaga, dan Allah yang menentukan hasilnya. Ketika sedang belajar pun, manusia hanya bisa berikhtiar sekuat tenaga memahami dan menyerap ilmu. Hasil akhirnya apakah ilmu tersebut bisa masuk ke otak atau tidak, Allah lah yang menentukan.

  1. Memohon Agar Diberikan Ilmu Bermanfaat

Salah satu amalan yang tidak akan pernah gugur meskipun orangnya telah meninggal adalah ilmu yang bermanfaat. Saat membaca doa doa sebelum belajar, berarti Anda memohon kepada Allah SWT supaya diberikan ilmu bermanfaat. Allah adalah Sang Maha Ilmu yang akan mengabulkan doa hamba-Nya jika meminta secara ikhlas.

Setiap orang pasti ingin mempunyai ilmu. Tidak hanya terbatas pada bidang eksakta saja, ilmu ini bisa berada di berbagai bidang. Anda bisa menjahit itu adalah ilmu. Anda bisa memasak itupun juga ilmu. Anda bisa melakukan berbagai kreativitas itu merupakan hasil ilmu. Jadi mintalah selalu pada Allah agar diberikan ilmu bermanfaat dalam hal apapun.

  1. Menyadari Keterbatasan Manusia

Manusia adalah makhluk yang mempunyai segudang keterbatasan. Manusia lalai, pelupa, mudah terbawa emosi, dan lain-lain. Semua itu menunjukkan manusia adalah makhluk lemah yang kerap terbawa arus. Pada saat membaca doa sebelum belajar, berarti Anda menyadari bahwa diri sendiri memiliki banyak keterbatasan sehingga memohon bantuan pada Allah SWT.

Belajar menjadi salah satu proses kehidupan yang rumit. Manusia membutuhkan sinergi dari setiap unsur psikologisnya agar bisa menyerap dan mengolah informasi yang didapatkan. Semua proses itu dapat berjalan semata-mata karena Allah menghendaki. Tidak mungkin manusia bisa melalui proses belajar yang kompleks jika bukan karena kuasa Allah SWT.

****

Itulah ulasan seputar bacaan doa sebelum belajar beserta arti dan tata cara mengamalkannya. Bagi sebagian orang, belajar itu membosankan, meskipun di sisi lain ada juga orang-orang yang gemar belajar. Dengan mengamalkan doa saat akan belajar, Anda akan mendapatkan pahala berlipat: pertama, pahala dari aktivitas menuntut ilmu, dan kedua pahala dari mengamalkan sunnah Rasulullah SAW. Maka sungguh sayang jika amalan luar biasa ini tak dilakukan setiap muslim.