Pengertian Pendidikan Formal: Jenis, Tujuan dan Contohnya

Pengertian Pendidikan Formal: Jenis, Tujuan dan Contohnya. Pembahasan mengenai dunia pendidikan saat ini memang banyak menjadi sorotan. Perkembangan zaman yang ikut mempengaruhi dunia pendidikan juga sangat pesat. Tentu tidak asing anda mendengar tentang istilah jalur pendidikan.

Menurut ketentuan dalam UU Sistem Pendidikan Nasional Nomor 20 Tahun 2003 yang terletak pada Bab VI pada pasal 13 ayat 1 menyebutkan bahwa jalur pendidikan di Indonesia terdiri dari pendidikan formal, pendidikan non formal, dan pendidikan informal yang bertujuan untuk saling memperkaya dan melengkapi pengetahuan.

Selain itu menurut yang tertera pada pasal 1 ayat 7 dengan nomor UU yang sama mengatakan bahwa maksud dari jalur pendidikan ialah wahana atau tempat yang dilalui oleh peserta didik guna mengembangkan potensi dalam diri, melalui proses pendidikan yang sesuai dengan tujuan pendidikan tersebut.

Jenis Pendidikan

1. Pendidikan Formal

Pendidikan yang terstruktur serta memiliki tingkatan atau jenjang, yang dilaksanakan di sekolah dengan syarat tertentu  yang telah ditetapkan pemerintah.

2. Pendidikan Non Formal

Pendidikan jenis ini biasanya banyak untuk anak yang masih dalam usia belia atau juga bisa disebut sebagai penunjang kegiatan belajar formal.  Contohnya ialah seperti tempat kursus atau les, seperti Kursus menari, bahasa inggris, music, komputer dan lainnya. Memang tidak semua kalangan masyarakat mampu mengenyam pendidikan non formal ini karena faktor biaya. Akan tetapi saat ini juga sudah ada pendidikan non formal yang disediakan secara gratis baik dari pemerintah atau pihak swasta.

3. Pendidikan Informal

Berbeda dengan pendidikan formal dan non formal, pendidikan jenis informal ini biasanya dilakukan secara mandiri dari diri sendiri karena munculnya kesadaran akan tanggung jawab dalam menerapkannya. Pendidikan informal bisa juga dalam lingkungan keluarga, akan tetapi orang tua memegang peran penting disini. Kenapa? Karena orang tua adalah teladan dan panutan bagi anak-anaknya, jadi orang tua dituntut agar mempunyai pengetahuan serta keahlian yang cukup yang tentu akan memberikan dampak positif pada anak.

  Pengertian Distribusi: Fungsi, Tujuan, Jenis, dan Manfaatnya

Contoh pendidikan informal ialah Agama, Budi Pekerti, Etika, Sopan Santun, Moral, dan Sosial.

Pengertian Pendidikan Formal

Pengertian pendidikan formal ialah suatu kegiatan yang sistematis, teratur, dan berjenjang / bertingkat yang dilaksanakan di sekolah dengan mengikuti syarat yang jelas serta ditetapkan oleh pemerintah.

definisi pendidikan formal
pengertian pendidikan formal

Penyelenggaraan pendidikan formal berdasarkan dan diatur oleh Peraturan Pemerintah Nomor 66 Tahun 2010 mengenai perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010, tentang Sekolah adalah lembaga pendidikan formal. Sekolah-sekolah yang lahir lalu berkembang dengan efektif dan efisien dari dan untuk masyarakat. Sekolah berkewajiban memberikan layanan-layanan pendidikan terhadap generasi muda bangsa.

Karakteristik Pendidikan Formal

karakter pendidikan
pengertian pendidikan formal

Beberapa karakteristik dari pendidikan formal ialah sebagai berikut :

  1. Mempunyai kurikulum yang sangat jelas.
  2. Memiliki syarat dan ketentuan tertentu untuk para peserta didik.
  3. Materi yang diberikan saat mengajar memiliki sifat akademis.
  4. Proses dari pendidikan formal cukup lama.
  5. Bagi tenaga pengajar harus bisa memenuhi klasifikasi tertentu.
  6. Para peserta didik wajib mengikuti ujian formal.
  7. Pemberlakukan mengenai administrasi yang seragam atau sama.
  8. Penyelenggara pendidikan bisa berasal dari pihak pemerintah ataupun pihak swasta.

Jenis Pendidikan Formal

Taman Kanak-Kanak (TK)

TK ialah salah satu pendidikan formal yang diperuntukkan pada anak usia dini (usia maksimal 6 tahun atau dibawah usia tersebut). Umumnya kurikulum pada TK lebih pada pemberian pendidikan untuk membantu pertumbuhan serta perkembangan rohani dan juga jasmani seorang anak. Tujuannya agar anak tersebut siap saat memasuki pendidikan yang lebih lanjut.

Raudhatul Athfal (RA)

Tidak jauh beda dengan pendidikan formal TK, RA juga untuk anak usia sama atau dibawah 6 tahun akan tetapi berada dibawah pengawasan dan pengelolaan Kementrian Agama.

Sekolah Dasar (SD)

Jenjang pendidikan formal paling dasar di Indonesia ialah SD. Saat mengikuti pendidikan di SD dibutuhkan waktu 6 tahun yakni mulai dari kelas 1 sampai dengan kelas 6. Selain itu peserta didik SD juga telah diwajibkan untuk mengikuti ujian nasional yang diselenggarakan oleh pemerintah sebagai salah satu syarat lulus jenjang SD.

baca juga: Pengertian Pendidikan: Menurut Para Ahli, Umum, Sejarah, Tujuan, Dan Jenisnya

Sekolah Menengah Pertama (SMP)

Pendidikan formal dasar setelah lulus dari Sekolah Dasar sederajat  ialah SMP. Proses belajar di SMP yakni selama 3 tahun. Peserta didik SMP juga diwajibkan mengikuti ujian nasional sebagai syarat kelulusan untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan berikutnya.

  Pengertian Manajemen Operasional

Madrasah Tsanawiyah (MTs)

MTs ialah jenjang pendidikan formal yang ada di Indonesia setara dengan SMP, namun pengelolaan dan ikut diawasi oleh Departemen Agama. Bedanya dengan SMP, sekolah di MTs ada porsi lebih tentang pendidikan agama islam.

Sekolah Menengah Atas (SMA)

Jenjang pendidikan formal selanjutnya setelah lulus dari SMP sederajat ialah SMA, lama proses belajar di jenjang ini selama 3 tahun. Peserta didik SMA juga wajib mengikuti ujian nasional dari pemerintah sebagai syarat lulus dari jenjang SMA sederajat. Selanjutnya setelah lulus SMA peserta didik bisa melanjutkan ke jenjang kuliah atau bisa juga langsung bekerja.

jenis pendidikan formal
pengertian pendidikan formal

Perguruan Tinggi

Ini adalah tahap akhir dari jalur pendidikan formal yang ada di Indonesia. Seperti Universitas, Akademi, Institut dan segala macamnya. Peserta didik dalam perguruan tinggi disebut dengan Mahasiswa dan yang mengajarnya disebut dengan dosen.

Tujuan Pendidikan Formal

Nah, pendidikan formal tentu saja memiliki tujuan  tersendiri. Apa saja tujuan dari pendidikan formal ini? Yuk simak.

Melatih Kemampuan Akademik Peserta Didik

Kemampuan akademik ini terdiri dari kemampuan analis, hafalan, logika, problem solving, dan yang lainnya. Orang yang mempunyai kemampuan akademis baik biasanya lebih bisa menyelesaikan dan memecahkan masalah serta umumnya memiliki kehidupan yang jauh lebih baik.

Melatih Fisik, Mental, dan Disiplin Peserta Didik

Pendidikan formal mengharuskan para peserta didik sampai dan tiba di sekolah pada jam yang telah ditentukan. Tidak hanya itu jam pulang juga sudah ditentukan. Tujuannya ialah melatih peserta didik menjadi lebih disiplin. Tidak hanya itu proses pembelajaran di sekolah secara rutin akan membuat mental serta fisik peserta didik menjadi baik.

Melatih Tanggung Jawab Peserta Didik

Tidak hanya menerima berbagai materi pembelajaran, saat di sekolah peserta didik juga belajar tentang tanggung jawab. Sebagai contoh tanggung jawab dalam mengerjakan tugas, kebersihan, dan berbagai macam lainnya.

  Pengertian Komunikasi

Pengembangan Diri dan Kreativitas

Sekolah juga menyediakan program ekstrakurikuler yang akan menjadi sarana untuk pengembangan diri serta kreativitas. Peserta didik yang memiliki kemampuan dan kreativitas biasanya akan membentuk pribadi yang berkualitas.

tujuan pendidikan formal
pengertian pendidikan formal

Membangun Jiwa Sosial Peserta Didik

Pendidikan formal di sekolah akan membantu dalam membangun jiwa sosial dan interaksi sosial peserta didik yang akan berpengaruh pada perluasan hubungan sosial.

Membentuk Identitas Diri

Hal terpenting yang wajib dan harus dimiliki oleh masing-masing individu adalah identitas diri. Dalam bermasyarakat atau dunia kerja orang yang menjalani pendidikan formal biasanya berpeluang tinggi memperoleh suatu pekerjaan dengan mudah.

***

Demikianlah penjelasan singkat tentang pengertian pendidikan formal beserta karakteristik, tujuan dan jenisnya. Semoga artikel ini bermanfaat untuk menambah wawasan dan referensi anda seputar pendidikan.